Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terpancar nyata melalui gerakan Masyarakat Sukalaksana Peduli Yatim Piatu (Masuk Pintu). Mengusung nilai kebersamaan dan konsistensi, gerakan ini menjadi wadah bagi warga Sukalaksana untuk saling berbagi dan merawat anak-anak yatim di lingkungan mereka.
Program kebaikan ini berlangsung selama satu tahun penuh, terhitung sejak 1 Muharram 1447 H hingga 1 Muharram 1448 H. Selama periode tersebut, warga menyisihkan sebagian rezeki harian mereka melalui media celengan yang disebar di rumah-rumah. Dari himpunan rupiah demi rupiah yang ditabung secara telaten dan ikhlas, masyarakat Sukalaksana berhasil mengumpulkan total dana sebesar Rp134.000.000 (seratus tiga puluh empat juta rupiah).
Seluruh hasil tabungan celengan warga tersebut disalurkan secara penuh dan transparan melalui acara puncak Santunan Yatim Piatu di Masjid Al - Ikhlas Lingkungan Kaningan Kelurahan Sukalaksana Kecamatan Curug Kota Serang. Dana yang terkumpul dibagikan kepada 105 anak yatim untuk membantu kebutuhan pendidikan, kesejahteraan, serta membawa kebahagiaan bagi mereka.
Ketua Paguyuban Warga Kelurahan Sukalaksana Bapak Ade Burhanudin menyampaikan bahwa, setiap rumah yang ada di Kelurahahan Sukalaksana yang sudah diberikan celengan dan sudah terisi kemudian di buka dan terkumpul sebanyak kisaran Rp. 134.000.000 (Seratus Tiga Puluh Empat Juta). "Dari setiap rumah se Kelurahan Sukalaksana itu awal kita kasih celengan dan sekarang sudah terisi, kita buka ada sekitar Seratus Tiga Puluh Empat jutaan, nah sekarang kita bagikan ke yatim piatu ke se kelurahan Sukalaksana juga dan Alhamdulillah nilainya lebih dari satu juta, berupa uang tunai dan bingkisan"
Sementara itu, Camat Curug Ibu Eni Sudaryani mengapresiasi kegiatan tersebut. menurutnya Program Masuk Pintu sudah di daftarkan sebagai inovasi Kelurahan Sukalaksana Ke Bapperida Kota Serang, ia berharap Program ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kelurahan lain. "Kegiatan seperti ini saya berharap kegiatan ini terus berlangsung, berkesinambungan, dan kemudian ini juga mudah - mudahan bisa menularkan kepada kelurahan lain, khususnya kelurahan lain Kecamatan Curug. Tetapi, kalo misalnya pada umumnya semuanya bisa melihat kegiatan seperti ini bisa seluruh Kota Serang mungkin".
Gerakan "Masuk Pintu" membuktikan bahwa aksi kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama mampu melahirkan dampak finansial dan sosial yang luar biasa. Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menjaga kepedulian antarwarga di Sukalaksana.